MENTAL BLOCK

Pernahkah kamu merasa tiba-tiba tidak bisa berpikir? Secara mendadak, kamu merasa tidak bisa memikirkan sebuah ide ketika diminta. Hati-hati, ini adalah salah satu pertanda kamu mengalami mental block. Hal ini bisa mengganggu produktivitasmu, lho. Yuk, cari tahu ciri-ciri dan bagaimana cara mengatasinya !

Mengenal Mental Block, Ciri-Ciri dan Penyebabnya

Kalau kamu sering mendengar istilah writer’s block, kondisi mental block sebenarnya tidak jauh berbeda dengan itu. Tony Robbins menjabarkannya sebagai ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dengan jelas yang mengakibatkan kurangnya dorongan. Ini juga bisa diartikan sebagai ketidakmampuan untuk melanjutkan atau menyelesaikan alur pemikiran, seperti dalam kasus writer’s block.



Mental block biasanya ditandai dengan ciri-ciri berikut

  • Tidak bergairah atau kehilangan energi
  • Sensitif dan mudah tersinggung
  • Selalu merasa tegang
  • Emosi yang meluap-luap atau berlebihan
  • Merasakan tekanan psikologis

Mental block dapat disebabkan oleh beberapa hal berikut.

  •  Efek samping dari berbagai jenis obat 
  • Kekurangan vitamin B12
  • Tidur yang kurang
  • Kelelahan keputusan (decision fatigue) yaitu kelelahan mental yang muncul karena harus membuat terlalu banyak keputusan
  • Kekacauan (clutter) yang diakibatkan lingkungan yang berantakan atau kacau sehingga meningkatkan kadar kortisol (hormon stres) dan menyebabkan kecemasan
  • Penundaan (procrastination), menunda tugas-tugas penting juga menyebabkan stres dan kecemasan, dan dapat mempersulit memulai atau melanjutkan proyek

Bentuk-Bentuk Mental Block 

Ada tujuh bentuk mental block, berikut di antaranya. 

  • Keraguan diri (self doubt) yang dapat membuatmu merasa tidak berdaya. Tidak peduli seberapa keras kamu mengembangkan keterampilanmu, kamu merasa bahwa apa yang telah dilakukan memiliki nilai yang kecil. 
  • Keraguan (indecision) yang dapat menyebabkanmu menempatkan terlalu banyak nilai pada setiap keputusan. Kamu merasa bahwa membuat keputusan terbaik tentang satu item menentukan keberhasilan atau kegagalanmu.
  • Perbandingan (comparison), yaitu ketika kamu merasa tidak ada begitu banyak peluang, dan dengan demikian, hanya begitu banyak kesuksesan yang tersedia di dunia.
  • Ketidakpastian (uncertainty), yakni ketika kamu akan membuat keputusan, tetapi kemudian kamu menemukan dirimu sendiri tidak dapat menemukan cara untuk melaksanakannya.
  • Ketiadaan batas (no limits), yaitu kombinasi dari banyak minat, banyak upaya, dan kemampuan untuk secara antusias melebih-lebihkan sumber daya dan kemampuanmu sendiri, terlepas dari semua bukti yang bertentangan.
  • Pola pikir tetap (fixed mindset), yaitu kamu lakukan di masa lalu membatasi apa yang dapat kamu lakukan di masa depan.

Berikut adalah beberapa cara mengatasi mental block 

1. Menulis bebas (freewrite)

Saat kamu merasa mandek, mulailah menulis tentang apa pun yang ada di pikiranmu. Teknik ini disebut freewriting. Teknik freewriting ini adalah salah satu cara yang tepat untuk mengatasi mental block. Biasanya, teknik ini digunakan oleh penulis prosa untuk bertukar pikiran tentang poin plot baru dan menghidupkan kembali proses berpikir. Teknik ini dikenal juga sebagai salah satu cara mengatasi writer’s block.

Luangkan 10 hingga 15 menit dan tulis semua yang kamu pikirkan, baik yang terkait maupun yang tidak terkait dengan pekerjaanmu. Ini mungkin dimulai sebagai halaman kosong, tetapi ide akan segera mulai mengalir. Kelompokkan pemikiran dan frasa serupa dan manfaatkan itu untuk bergerak maju.

2. Selesaikan tugas-tugas kecil terlebih dahulu

Jika kamu merasa kewalahan dengan betapa sedikitnya kemajuan yang kamu capai, istirahatlah dan kerjakan tugas-tugas kecil terlebih dahulu. Cuci piring, atur rak bukumu, saring email yang belum dibaca atau cuci pakaian. Dengan menyelesaikan tugas-tugas kecil ini, kamu mengembangkan momentum dan kepercayaan diri untuk mengatasi mental block.

Mengambil langkah mundur juga dapat membantumu mendapatkan kejelasan dan perspektif tentang penyebab penghambat. Ini memungkinkanmu memikirkan tentang bagaimana kamu dapat bekerja dengan lebih efisien di masa depan.

 3. Ubah lingkunganmu

Kebersihan meja kerja dapat memengaruhi kinerja dan suasana hatimu di tempat kerja. Memiliki meja yang rapi dan teratur akan meningkatkan produktivitas dan fokusmu. Jika kamu masih merasa mandek, ubahlah pemandangan di sekitar area kerjamu. Ini karena pikiran mengaitkan tempat dengan perasaan dan aktivitas. Jika kamu terus menerus frustrasi atau menunda-nunda pekerjaan, hal ini mungkin disebabkan bahwa pikiranmu merasa tidak nyaman dengan area kerjamu saat ini.

Ubahlah area kerjamu saat ini. Kamu mungkin bisa pindah bekerja ke kedai kopi atau bahkan di halaman belakang rumahmu untuk mengatasi mental block.

BACA JUGA:

 

No comments